Prodi D-IV Penginderaan Jauh dan Sistem Informasi Geospasial pada Fakultas Vokasi Unhas Siap Terima Mahasiswa setelah persetujuan MWA.










Rapat MWA dengan agenda pemberian pertimbangan untuk persetujuan pembukaan Program Studi Sarjana Terapan Penginderaan Jauh dan Sistem Informasi Geospasial (PJSIG) pada Fakultas Vokasi Unhas selesai digelar Rabu, 6 Maret 2024 di Ruang Rapat B, Lantai 4 Gedung Rektorat Unhas.
Dalam rapat ini hadir Wakil Dekan Bidang Akademik dan Kemahasiswaan, Dekan dan Ketua GPM Fakultas Vokasi, serta Tim Taskforce Prodi yang diusulkan sedangkan dari pihak MWA hadir Pimpinan, dan anggota MWA Unhas.
Ketua Tim TF Prodi PJSIG, Ir. Mahmud Achmad, M.P., Ph.D. mengungkapkan latar belakang pembukaan Prodi ini, “Banyak daerah kabupaten yang membutuhkan tenaga vokasional di bidang sistem informasi geografis dan penginderaan jauh. Unhas sebagai PTNBH di wilayah INTIM akan memberikan layanan pendidikan vokasi ini untuk memenuhi kebutuhan tenaga di bidang tersebut. Kita sangat bersyukur karena mendapat dukungan penuh dari Badan Informasi Geospasial (BIG) Indonesia yang juga merasakan kebutuhan yang sama”, jelasnya.
Pada kesempatan ini Prodi PJSIG mendapat berbagai masukan dari anggota MWA. Ketua MWA Unhas, Prof. Dr. Andi Alimuddin Unde, M.Si. menjelaskan, “Masukan yang diberikan sifatnya untuk penyempurnaan usulan pembukaan prodi baru ini. Pengawasan akan terus dilakukan oleh MWA terhadap kinerja Prodi yang baru dengan mengacu pada dokumen borang usulan sebagai baseline”, katanya.
Selain itu, menurut Prof. Andi Alimuddin Unde yang sebelumnya menjabat Ketua LPPM Unhas, Fakultas Vokasi harus menjaring dan meningkatkan jumlah mitra dari pihak industri sebagai partner dalam mengelola pendidikan vokasi khususnya sebagai tempat magang mahasiswa. “Mitra-mitra ini tidak hanya mendukung dalam pengelolaan Pendidikan vokasi, namun kita harapkan juga dapat menyerap lulusan yang kita hasilkan”, tambahnya.
Masukan tersebut ditanggapi positif oleh Dekan Fakultas Vokasi, Prof. Dr. Ir. Muh. Restu, MP., yang menyampaikan rencana pengembangan laboratorium lapangan di daerah yang sekaligus diarahkan untuk pengembangan UMKM. “Fakultas Vokasi berencana untuk mengembangkan teaching factory dari UMKM di Selayar, disamping menjadi laboratorium lapangan, diharapkan dapat meningkatkan kesejahteraan UKM disana”.