PERKUAT PENGAWASAN, MWA UNHAS MELAKUKAN KUNJUNGAN LAPANGAN PADA ASET DI KAMPUS UNHAS BARAYA



Sebagai Perguruan Tinggi berbadan Hukum (PTN BH) Unhas memiliki otonomi untuk melakukan pengelolaan Aset secara mandiri. Walau demikian, pengelolaan dan pemanfaatan aset diatur dalam aturan yang mengacu pada aturan kementerian sebagai paying pemanfaatan dan pendayagunaan aset. Aset yang dikuasai oleh PYTN BH tetap meruapakan tanah negara yang pemanfaatannya diserahkan kepada PTNBH. Arahan pemerintah terkait aset pada lembaga negara termasuk PTNBH adalah agar tidak ada aset yang dibiarkan tidur dan tidak termanfaatkan.
Unhas memiliki aset yang tersebar utamanya pada tiga lokasi kampus, Kampus Baraya, Kampus Tamalanrea, dan Kampus Gowa. Kampus Baraya merupakan lokasi kampus pertama Unhas dan setelah rampungnya Kampus Tamalanrea, maka seluruh kegiatan belajar mengajar dipindahkan ke lokasi baru. Pemindahan lokasi ke kampus kampus menyebabkan aset-aset berupa Gedung fakultas, ruang kelas, laboratorium dan lahan praktek menjadi kosong dan tidak terpakai. Selain itu terdapat beberapa aset Unhas yang semula digunakan kemudian berhenti beroperasi karena satu dan lain hal. Salah satu amanat Statuta Universitas Hasanuddin kepada Majelis Wali Amanat yang merupakan perangkat utama Perguruan Tinggi Berbadan Hukum adalah melakukan pengawasan dan menjaga kesehatan keuangan Unhas. Pengawasan MWA utamanya dilakukan salah satunya pada pengelolaan aset-aset strategis oleh unit kerja yang ditunjuk oleh pimpinan universitas.
Pengelolaan aset yang baik dan professional penting untuk menjaga kestabilan dan kesehatan unit usaha yang memanfaatkan aset yang bersangkutan sehingga unit tidak menjadi cost-centre dan berdampak buruk bagi institusi. Untuk itu perlu dilakukan pengawasan pada unit usaha Unhas yang mengelola aset strategis ini. Beberapa aset Unhas yang berkaitan dengan keuangan Unhas adalah yang berkaitan erat dengan pelayanan kepada masyarakat dan memiliki alur cashflow yang tetap.
Dengan dilakukannya kunjungan lapang ke aset di Kampus Unhas Baraya, diharapkan MWA Unhas mendapatkan gambaran tentang kinerja setiap unit sebagai baseline dalam melakukan tupoksi pengawasan untuk membantu Unhas dalam menjaga kesehatan keuangannya. Kunjungan lapang ke unit-unit kerja Unhas oleh MWA bertujuan untuk mendapatkan informasi dan gambaran tentang pengelolaan aset strategis Unhas baik dari aspek manajemen maupun keuangan sebagai upaya pengawasan terhadap kinerja Unhas.
Kunjungan lapangan ke Aset Unhas di Baraya dilaksanakan pada hari Selasa, 22 Agustus 2023. Kunjungan lapangan pada aset di Ex Kampus Baraya Unhas, diikuti Ketua, Wakil Ketua dan Sekretaris Eksekutif serta anggota MWA. Selain itu kegiatan ini juga diikuti oleh Direktur PT Inomar, Kepala Klinik Pratama Unhas, dan Direktorat Pengembangan Usaha dan Pemanfaatan Aset (PUPA). Beberapa aset/unit kerja yang dikunjungi adalah di ex Kampu Unhas Baraya adalah Klinik Pratama Unhas, Gedung Tamarunanga, Ex Wisma Unhas di Jalan Sunu, dan Gedung Ex Fakultas Peternakan.
Prof. Andi Alimuddin Unde sebagai Ketua MWA dalam kesempatannya saat berkunjung ke beberapa aset ini mengemukakan bahwa sangat penting untuk merancang sebuah masterplan dan business plan yang baik untuk perencanaan kegiatan yang bersifat komersial baik yang langsung dikelola Unhas maupun yang dikerjasama dengan pihak mitra. Aset yang dimiliki Unhas di ex Kampus Unhas Baraya ini memiliki potensi yang sangat besar untuk dikembangkan, diharapkan aset ini dapat dikelola dengan baik dan menjadi salah satu revenue centre bagi Unhas. Ketua MWA ini tidak lupa mengapresiasi Direktur PUPA Unhas dan partner atas pengelolaan Gedung Tamarunang yang telah dimanfaatkan dengan baik.