MWA Unhas Tetapkan Jamaluddin Jompa sebagai Rektor Universitas Hasanuddin Periode 2026–2030









Jakarta, 14 Januari 2026 — Majelis Wali Amanat (MWA) Universitas Hasanuddin secara resmi menetapkan Prof. Dr. Ir. Jamaluddin Jompa, M.Sc. sebagai Rektor Universitas Hasanuddin Periode 2026–2030. Penetapan tersebut dilakukan dalam Rapat Paripurna Terbuka Luar Biasa MWA Unhas yang diselenggarakan di Kampus Universitas Hasanuddin Jakarta, Rabu (14/1)
Rapat paripurna ini merupakan puncak dari rangkaian proses pemilihan rektor yang telah dilaksanakan secara transparan, akuntabel, dan berintegritas, sesuai dengan ketentuan peraturan perundang-undangan dan tata kelola perguruan tinggi yang baik. Proses pemilihan meliputi tahapan pemaparan kertas kerja calon rektor, pendalaman visi dan program kerja, penandatanganan pakta integritas, hingga pemungutan dan penghitungan suara oleh anggota MWA yang memiliki hak suara
Dalam rapat tersebut, tiga calon rektor memaparkan visi, misi, dan program strategis pengembangan Universitas Hasanuddin untuk lima tahun ke depan. Setelah melalui proses rapat tertutup dan pemungutan suara, Prof. Dr. Ir. Jamaluddin Jompa, M.Sc. terpilih dengan perolehan 23 suara dari 24 suara sah
Ketua MWA Universitas Hasanuddin menyampaikan bahwa hasil pemilihan ini mencerminkan komitmen MWA dalam menjamin keberlanjutan kepemimpinan universitas yang berorientasi pada penguatan tridarma perguruan tinggi, tata kelola yang profesional, serta peningkatan daya saing Universitas Hasanuddin di tingkat nasional dan global.
Rektor terpilih dalam sambutan perdananya menyampaikan apresiasi atas kepercayaan yang diberikan serta menegaskan komitmennya untuk melanjutkan dan memperkuat transformasi Universitas Hasanuddin sebagai universitas berkelas dunia yang berdampak bagi masyarakat, bangsa, dan kawasan timur Indonesia.
Rapat Paripurna Terbuka Luar Biasa ini turut dihadiri oleh unsur MWA, antara lain perwakilan Menteri Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi Republik Indonesia, perwakilan Gubernur Sulawesi Selatan, pimpinan universitas, senat akademik, ikatan alumni, serta unsur wakil masyarakat. Seluruh rangkaian kegiatan berjalan dengan tertib dan lancar hingga penutupan rapat oleh Ketua MWA Unhas
Dengan ditetapkannya Rektor Universitas Hasanuddin Periode 2026–2030, diharapkan seluruh sivitas akademika dapat memberikan dukungan penuh demi terwujudnya kepemimpinan universitas yang inklusif, berintegritas, dan berorientasi pada kemajuan institusi.
~irs~