MWA Unhas Setujui Pembukaan Program Studi S1 Teknik Perkeretaapian








Makassar, 20 Januari 2026 — Majelis Wali Amanat (MWA) Universitas Hasanuddin pada prinsipnya menyetujui pembukaan Program Studi Sarjana (S1) Teknik Perkeretaapian pada Fakultas Teknik Universitas Hasanuddin. Persetujuan tersebut disampaikan dalam Rapat MWA yang dilaksanakan pada Selasa (20/1) di Gedung Rektorat Universitas Hasanuddin
Pembukaan Program Studi S1 Teknik Perkeretaapian dinilai sebagai langkah strategis Universitas Hasanuddin dalam merespons kebutuhan nasional terhadap sumber daya manusia di bidang perkeretaapian, khususnya dalam mendukung pengembangan jaringan transportasi kereta api di Kawasan Indonesia Timur. Program studi ini juga diharapkan mampu memperkuat peran Unhas sebagai perguruan tinggi negeri badan hukum (PTNBH) yang adaptif terhadap agenda pembangunan nasional.
Dalam rapat tersebut, MWA menekankan bahwa pembukaan program studi baru harus memperhatikan aspek keberlanjutan, kemandirian pembiayaan, serta kesiapan sarana dan prasarana, sehingga tidak membebani keuangan universitas. Selain itu, MWA juga menegaskan pentingnya evaluasi kinerja program studi baru secara berkala sebagai bagian dari penguatan tata kelola akademik.
Dekan Fakultas Teknik Universitas Hasanuddin menjelaskan bahwa urgensi pembukaan Program Studi Teknik Perkeretaapian didorong oleh kebutuhan nyata pemangku kepentingan, termasuk Direktorat Jenderal Perkeretaapian dan PT Kereta Api Indonesia (Persero), serta proyeksi pengembangan sistem perkeretaapian nasional yang mencakup wilayah Sulawesi dan kawasan Indonesia Timur. Saat ini, program studi S1 Teknik Perkeretaapian di Indonesia masih sangat terbatas, sehingga kehadiran Unhas diharapkan dapat menjadi pusat pengembangan keilmuan dan penyediaan tenaga profesional di bidang tersebut.
MWA Unhas memberikan persetujuan dengan sejumlah catatan penyempurnaan, antara lain penguatan proyeksi kebutuhan tenaga ahli perkeretaapian, penegasan kurikulum yang mengakomodasi perkembangan teknologi masa depan, penyusunan analisis manajemen risiko, serta penyempurnaan proyeksi keuangan dan arus kas hingga lima tahun ke depan. Selain itu, MWA juga mendorong penguatan posisi Program Studi Teknik Perkeretaapian Unhas agar memiliki keunikan dan daya saing di tingkat nasional
Seluruh catatan tersebut akan ditindaklanjuti oleh tim pengusul untuk penyempurnaan dokumen usulan sebelum proses administrasi lanjutan, termasuk pemenuhan persyaratan akreditasi minimum dan persiapan penerimaan mahasiswa baru.
Dengan persetujuan ini, Universitas Hasanuddin menegaskan komitmennya untuk berkontribusi dalam penyediaan sumber daya manusia unggul di bidang transportasi perkeretaapian, sekaligus mendukung percepatan pembangunan infrastruktur nasional yang berkelanjutan.
~irs~