MWA Unhas Setujui Pembukaan Prodi Pendidikan Profesi Dietisien FKM








Makassar, 25 Juni 2025 — Majelis Wali Amanat (MWA) Universitas Hasanuddin secara prinsip menyetujui pembukaan Program Studi Pendidikan Profesi Dietisien pada Fakultas Kesehatan Masyarakat (FKM), setelah melalui rapat pleno yang berlangsung di Ruang Rapat A Lantai 4 Gedung Rektorat Unhas. Rapat ini dipimpin oleh Ketua MWA, Prof. Dr. Andi Alimuddin Unde, M.Si., dan dihadiri oleh para anggota MWA, Dekan FKM, serta Tim Task Force Pembentukan Prodi Dietisien.
Agenda utama rapat adalah pemberian pertimbangan dan persetujuan pembukaan Prodi Pendidikan Profesi Dietisien yang diinisiasi oleh FKM. Dalam pemaparannya, Tim Task Force menjelaskan bahwa program ini dibutuhkan untuk menjawab kebutuhan tenaga profesional di bidang gizi klinis yang semakin meningkat. Prodi ini akan berfokus pada pendidikan profesi berbasis wahana praktik dan telah mengacu pada regulasi nomenklatur terbaru dari Kementerian.
Diskusi berlangsung dinamis dengan berbagai masukan dari anggota MWA. Prof. Kartini mengapresiasi inisiatif FKM yang tanggap terhadap perubahan lingkungan strategis dan mendorong kerja sama dengan pemerintah daerah untuk menciptakan sumber pembiayaan alternatif, seperti beasiswa. Sementara itu, Dr. Jumiaty Nurung menyoroti perlunya penyesuaian cashflow agar mencerminkan kondisi riil keuangan universitas.
Isu keberlanjutan juga menjadi perhatian utama. Ketua MWA menegaskan pentingnya prodi baru tidak menjadi beban universitas, mengingat posisi Unhas sebagai PTNBH yang menuntut efisiensi dan kemandirian pendanaan. Ia juga mendorong pemanfaatan jejaring alumni dan pemerintah daerah untuk mendukung pembiayaan prodi secara berkelanjutan.
Dari sisi akademik, Prof. Bahruddin Thalib menekankan perlunya diferensiasi antara profesi dietisien dan spesialis gizi klinik, baik dari sisi input pendidikan, level KKNI, hingga kompetensi lulusan. Prof. Zulkifli dan Prof. Niartiningsih juga menyoroti perlunya penguatan infrastruktur sarana-prasarana dan penyempurnaan redaksional dokumen proposal, termasuk profil lulusan, visi program studi, serta pendekatan branding lulusan.
Sebagai kesimpulan, MWA menyetujui pembukaan Prodi Pendidikan Profesi Dietisien dengan catatan beberapa perbaikan. Persetujuan ini menjadi langkah penting bagi FKM Unhas untuk memperluas peran strategisnya dalam mencetak tenaga profesional di bidang gizi klinis yang relevan dengan kebutuhan masyarakat dan dunia kesehatan saat ini.