MWA Unhas Setujui Draft Renstra 2025–2030 dengan Sejumlah Catatan Strategis









Makassar, 23 Juni 2025 — Majelis Wali Amanat (MWA) Universitas Hasanuddin menyetujui draft Rencana Strategis (Renstra) Universitas Hasanuddin 2025–2030 dalam rapat paripurna yang berlangsung pada Senin, 23 Juni 2025, bertempat di Ruang Rapat A Lantai 4 Gedung Rektorat Unhas. Rapat dipimpin langsung oleh Ketua MWA, Prof. Dr. Andi Alimuddin Unde, M.Si., dan dihadiri oleh sebagian besar anggota MWA serta Tim Penyusun Renstra.
Agenda utama rapat adalah pembahasan dan pengesahan usulan Draft Renstra Unhas 2025–2030. Ketua Tim Penyusun, Dr. M. Rijal Idrus, memaparkan bahwa dokumen ini telah melalui berbagai tahapan diskusi dan mendapatkan masukan dari Senat Akademik serta MWA. Lebih lanjut Dr. M. Rijal menyampaikan bahwa renstra ini dirancang berdasarkan RPJP Unhas 2030, Renstra 2020–2025, Statuta Unhas, dan arah kebijakan nasional. Lima pilar utama dikembangkan dengan tujuan mendorong Unhas masuk dalam 500 besar World Class University (WCU). Tim juga menambahkan kerangka pendanaan sebagai bagian dari inovasi dalam penyusunan dokumen strategis ini.
Dalam rapat tersebut, sejumlah isu strategis mencuat dan menjadi sorotan utama para anggota MWA. Salah satu perhatian utama adalah rendahnya produktivitas publikasi dosen pada beberapa fakultas, yang dinilai memerlukan strategi afirmatif guna mendorong peningkatan kinerja unit-unit dengan capaian rendah. Selain itu, dibahas pula pentingnya penyusunan narasi dan mekanisme pengembangan dana abadi sebagai bagian dari upaya menjamin kesinambungan pembiayaan universitas di masa mendatang. Minimnya kontribusi unit bisnis terhadap pendapatan institusi juga menjadi perhatian, sehingga diperlukan penguatan arah kebijakan serta evaluasi tahunan terhadap kinerja unit-unit usaha tersebut. Kritik lain diarahkan pada penetapan target capaian yang dinilai terlalu konstan atau konservatif, mengingat peningkatan pendapatan dan sumber daya belum sepenuhnya tercermin dalam proyeksi kinerja strategis. Menanggapi ambisi Unhas untuk menembus peringkat 500 besar WCU, rapat juga mengusulkan penguatan strategi reputasi global, termasuk peningkatan publikasi, penguatan reputasi akademik, serta pengelolaan kehadiran dosen asing secara lebih terstruktur dan berorientasi capaian.
Rapat juga menyoroti pentingnya linkage antara Renstra Unhas dengan dokumen Rencana Induk Pengembangan (RIP) 2030, RPJPN, serta kebijakan nasional seperti Asta Cita Presiden dan Indonesia Emas 2045. Menutup rapat, Ketua MWA menegaskan bahwa secara prinsip MWA menyetujui draft Renstra 2025–2030 dengan beberapa catatan penting yang perlu ditindaklanjuti dan disempurnakan dalam waktu dekat. Dokumen final akan segera direvisi dan difinalisasi setelah mempertimbangkan seluruh masukan strategis dari rapat.