MWA Unhas Hadiri Audiensi Forum MWA PTNBH Dengan MenPAN-RB: Suarakan Urgensi Ketersediaan ASN di PTNBH









Jakarta, 12 Juni 2025 — Majelis Wali Amanat Universitas Hasanuddin (MWA Unhas) turut ambil bagian dalam kegiatan audiensi Forum MWA PTNBH dengan Menteri Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (MenPAN-RB), yang berlangsung di Kantor KemenPAN-RB, Jl. Jend. Sudirman, Jakarta Selatan. Kegiatan yang dilaksanakan pada 12 Juni 2025 ini bertujuan menyuarakan tantangan dan harapan terkait kebijakan SDM di lingkungan Perguruan Tinggi Negeri Badan Hukum (PTNBH).
Rombongan Forum MWA PTNBH, termasuk delegasi dari Unhas, diterima langsung oleh Menteri PAN-RB, Rini Widyantini, SH., MPM. Dalam pertemuan tersebut, Forum MWA menyampaikan berbagai permasalahan strategis, terutama terkait keterbatasan formasi Aparatur Sipil Negara (ASN) di PTNBH.
Ketua Forum MWA PTNBH, Prof. Moh. Natsir, menyampaikan bahwa banyak PTNBH mengalami kekosongan formasi ASN akibat pensiun dan tidak adanya pengisian kembali, sehingga harus bergantung pada tenaga non-ASN yang dibiayai penuh oleh perguruan tinggi. Kondisi ini menciptakan ketimpangan status, tunjangan, dan motivasi kerja, serta berdampak pada mutu layanan pendidikan tinggi.
Dalam kesempatan ini Forum MWA menyampaikan beberapa rekomendasi terkait kebijakan ASN pada pendidikan tinggi termasuk PTNBH yang disambut baik oleh MenPAN-RB. Ibu Menteri menjelaskan bahwa kebijakan formasi ASN di PT berada dalam koordinasi lintas kementerian: Kemendikbudristek, KemenPAN-RB, dan Kemenkeu. MenPAN-RB juga berkomitmen memfasilitasi pertemuan lanjutan antara ketiga kementerian guna membahas solusi yang komprehensif.
Delegasi MWA Unhas dalam audiensi ini dipimpin langsung oleh Ketua MWA, Prof. Dr. Andi Alimuddin Unde, M.Si, didampingi jajaran wakil ketua, sekretaris eksekutif, dan ketua komite MWA Unhas lainnya. Partisipasi ini menegaskan komitmen MWA Unhas dalam memperjuangkan kebijakan yang mendukung tata kelola PTNBH yang akuntabel dan berkeadilan.
Kunjungan ini menjadi langkah strategis dalam menjembatani kebutuhan riil institusi PTNBH dengan kebijakan nasional, serta mendorong negara untuk tetap hadir dalam memastikan mutu dan keberlanjutan pendidikan tinggi di Indonesia.