MWA Turut Pikirkan Pengembangan Dana Abadi Unhas, Kunjungi ITB untuk Perdalam Strategi













MWA Unhas melakukan kunjungan ke ITB (11/07) di sela-sela kunjungan kerjanya ke Bandung. Kunjungan ini bertujuan untuk mendapatkan gambaran terkait peran MWA terhadap pengembangan dan pengelolaan dana abadi. Sebagaimana fungsi MWA Unhas untuk pengembangan dan pembinaan jejaring, salah satu upaya yang dapat dilakukan adalah ikut memikirkan alternatif upaya-upaya pengembangan dana abadi.
Pada kunjungan yang diikuti oleh pimpinan MWA Unhas, rombongan diterima oleh Sekretaris MWA ITB, Prof. Irawati, didampingi oleh Anggota MWA, Prof. Hasanuddin Z. Abidin, dan Komite Audit ITB, Prof. Sudarso Kaderi Wiryono. Selain itu turut hadir dalam kegiatan ini adalah pejabat senior MWA ITB Periode 2019-2024, Prof. Dr. Djoko Santoso, M.Sc., dan Rektor ITB Periode 2010-2015, Prof. Akhmaloka. ITB memiliki satu unit yang mengurusi dana abadi yang diberi nama Badan Pengelola Usaha dan Dana Lestari atau BPUPL. Beberapa strategi pengembangan dana abadi didiskusikan oleh kedua pihak termasuk peran unit usaha universitas.
“ITB memiliki strategi yang unik dalam mengembangkan dana abadinya. Berbeda dengan PTN BH lain, ITB memiliki sinergitas yang besar dengan alumninya. Hal ini dibangun oleh hubungan emosional yang kuat antara para alumni dengan almamaternya”, jelas Prof. Djoko Santoso yang juga merupakan Rektor ITB pada masa jabatan 2005-2010.
Ketua MWA Unhas, Prof. Andi Alimuddin Unde, mengapresiasi penerimaan yang hangat dari pihak MWA ITB dan menyampaikan terima kasih atas insight sharing kedua MWA. “Diskusi dari lesson learned MWA ITB pada pertemuan ini akan menjadi bahan diskusi dengan pimpinan Unhas. Dana abadi ini sangat penting bagi PTN BH karena menentukan distribusi anggaran yang didapatkan dari Kementerian”, jelas Prof. Unde. “Kita harapkan ke depan masih dapat mempererat silahturahmi antara kedua lembaga tidak hanya dari aspek pengembangan dana abadi namun juga pada aspek lainnya”, tutupnya.