MWA Setujui Pembentukan Fakultas Teknologi Pertanian (Fateta) Unhas















Majelis Wali Amanat (MWA) Universitas Hasanuddin (Unhas) menyetujui pembentukan Fakultas Teknologi Pertanian (Fateta). Persetujuan ini diberikan dalam rapat MWA yang dipimpin oleh Sekretaris Eksekutif MWA dan dihadiri oleh anggota MWA, tim task force Fateta, dan pihak terkait lainnya.
Rapat ini membahas pemberian pertimbangan pembentukan Fateta yang telah diusulkan sebelumnya. Tim task force Fateta memaparkan kesiapan fakultas baru tersebut, termasuk SDM, sarana prasarana, dan proyeksi anggaran.
Pembentukan Fateta diketahui telah diupayakan sejak lama dan sempat masuk dalam Organisasi Tata Kerja (OTK) Unhas di tahun 2015. Demi penyelenggaraan yang optimal, MWA menekankan pentingnya Fateta untuk tidak membebani anggaran universitas dan fakultas induknya. Beberapa harapan yang mengemuka dalam rapat ini adalah agar Fateta yang baru dibentuk dapat mendukung pengembangan teknologi pertanian, terutama dalam hilirisasi riset, sejalan dengan upaya pemerintah dalam menggairahkan pembangunan pertanian.
MWA pada prinsipnya menyetujui pembentukan Fateta dengan harapan agar fakultas baru ini dapat berkembang dengan baik, meningkatkan hilirisasi, dan memberikan kontribusi yang signifikan. Rapat MWA ini menjadi tonggak penting dalam sejarah Unhas dengan disetujuinya pembentukan Fateta. Diharapkan Fateta dapat menjadi motor penggerak inovasi dan pengembangan teknologi pertanian di Indonesia.