MWA Evaluasi Pemanfaatan Aset, Fokus pada PUPA dan Perusahaan Unhas






Majelis Wali Amanat (MWA) Universitas Hasanuddin menggelar rapat penting pada Rabu, 25 September 2024, yang berfokus pada evaluasi pemanfaatan aset universitas oleh Direktorat Pengembangan Usaha dan Pemanfaatan Aset (PUPA) dan unit bisnis Unhas. Rapat yang berlangsung di Ruang Rapat MWA, Gedung Rektorat Lantai 4 ini dipimpin oleh Ketua MWA, Prof. Dr. Andi Alimuddin Unde M.Si., dan dihadiri oleh anggota MWA serta perwakilan dari Satuan Pengawas Internal (SPI).
Pada rapat tersebut, Prof. Dr. Andi Alimuddin Unde menyoroti pentingnya pemantauan yang lebih efektif terhadap pemanfaatan aset Unhas. “Ada banyak suara yang mempertanyakan pemanfaatan aset, terutama terkait kontrak dan pengelolaan oleh unit bisnis Unhas. Kita harus memastikan bahwa semua pemanfaatan aset ini berjalan sesuai dengan aturan yang berlaku dan tidak menimbulkan masalah hukum di kemudian hari,” ujar beliau.
Selain itu, rapat juga menekankan pentingnya peningkatan koordinasi antara Bidang 2 dan Bidang 4 dalam pengelolaan aset. SPI diminta untuk memainkan peran lebih proaktif dalam memantau setiap transaksi dan kontrak yang dilakukan oleh entitas usaha universitas. “SPI harus bersikap independen dalam melakukan pengawasan, sehingga tidak ada konflik kepentingan dengan manajemen,” kata Prof. Dr. Kartini, Ketua Komite Audit MWA Unhas.
MWA juga merekomendasikan agar SPI tidak hanya melakukan pemantauan, tetapi juga audit secara menyeluruh untuk mencegah potensi kerugian yang lebih besar. Langkah ini diharapkan dapat meningkatkan transparansi dan akuntabilitas dalam pengelolaan aset Unhas.
Selanjutnya MWA menyimpulkan bahwa langkah-langkah strategis harus segera diambil untuk meningkatkan efektivitas pengelolaan aset universitas. Peningkatan koordinasi antara bidang terkait serta pengawasan yang lebih intensif oleh SPI akan menjadi kunci untuk memastikan aset-aset tersebut dikelola dengan baik dan sesuai dengan regulasi.
Rapat ini merupakan bagian dari komitmen Universitas Hasanuddin untuk meningkatkan tata kelola dan akuntabilitas pengelolaan aset, demi menciptakan lingkungan akademis yang lebih transparan dan bertanggung jawab.