Awasi Pemanfaatan Aset oleh Unit Bisnis Unhas, MWA Bertemu Wakil Rektor Bidang Kemitraan, Inovasi, Kewirausahaan dan Bisnis












Sebagai PTN-BH, Unhas memiliki otonomi dalam melakukan pengelolaan institusi termasuk non-akademiknya. Dalam melakukan pemanfaatan aset baik untuk barang milik negara (BMN) maupun barang milik Unhas (BMU) untuk kegiatan bisnis, Unhas mendirikan Badan Usaha Milik Unhas atau disingkat BUMU. Hal ini dilaporkan oleh Wakil Rektor Bidang Kemitraan, Inovasi, Kewirausahaan, dan Bisnis kepada MWA dalam rapat di Unhas Hotel and Convention (6/9).
Pada kesempatan tersebut, Wakil Rektor IV, Prof. Adi Maulana hadir bersama tim dari Direktorat PUPA Unhas, Dr. Syahriadi Kadir dan Kasubditnya, Dr Muh. Rizal dan Dr. Andi Nur Bau Massepe. MWA yang hadir pada kesempatan ini diantaranya, Ketua MWA, Prof. Andi Alimuddin Unde, para Wakil Ketua MWA, Prof. Muh. Arsyad Thaha dan Prof. Andi Niartiningsih, Sekretaris Eksekutif, Prof. Asmuddin Natsir, dan Ketua Komite Audit, Prof. Kartini. Selain itu hadir ketua komisi I dan II, Prof. Andi Zulkifli dan Prof. Hasanuddin Thahir, serta para anggota MWA wakil tendik, Dr. Jumiaty Nurung dan Fadly Rivai, SE., M.Si.
Tata Kelola yang baik terkait pemanfaatan aset Unhas sangat menentukan kemajuan bisnis yang dilaksanakan oleh BUMU. Pengelolaan aset Unhas sendiri terdiri dari penggunaan aset untuk kegiatan Tridarma PT dan pemanfaatan aset dengan tujuan bisnis. Ketua MWA Unhas, Prof. Unde menekankan bahwa kegiatan bisnis Unhas harus tetap mengacu pada aturan yang berlaku karena Unhas masih merupakan institusi negeri di bawah Kementerian Dikbud Ristek Dikti.
“Pemanfaatan aset harus dalam konteks business to business dan memiliki legalitas yang kuat dalam bentuk kontrak”, jelasnya. Hal ini disambut baik oleh Wakil Rektor 4 yang menjelaskan terkait prosedur yang dijalankan dan strategi kebijakan yang sudah diambil untuk mendorong kegiatan bisnis baik oleh PT. Hadin maupun PT. Inomar. “Kita selalu berpatokan pada tujuan kita yakni kegiatan bisnis yang efektif dan efisien untuk mendapatkan keuntungan yang optimal”, imbuhnya.
Lebih lanjut Guru Besar bidang Komunikasi ini mengingatkan agar semua bidang terlibat menjalankan tata kelola yang baik. “Koordinasi harus selalu dibangun antara Bidang 4 yang bertanggung jawab atas aktifitas bisnis Unhas dengan Bidang 2 yang mengelola keuangan Unhas agar kita terhindar dari hal-hal yang tidak diinginkan”, tutupnya.