











Makassar, 16 Juli 2026 — Majelis Wali Amanat (MWA) Universitas Hasanuddin (Unhas) menerima kunjungan kerja dari Majelis Wali Amanat Universitas Negeri Surabaya (UNESA) pada 16 Juli 2026. Kunjungan ini berlangsung dalam suasana dialogis dan strategis, bertujuan untuk saling berbagi praktik baik (best practices) dalam penguatan tata kelola perguruan tinggi negeri berbadan hukum (PTNBH), khususnya dalam pengembangan unit usaha dan kemandirian finansial universitas.
Kegiatan yang berlangsung di Ruang Rapat A Lantai 4 Gedung Rektorat Universitas Hasanuddin ini dihadiri oleh pimpinan dan anggota MWA dari kedua perguruan tinggi. Diskusi mencakup berbagai isu strategis, antara lain pengelolaan unit usaha universitas, mekanisme investasi, serta peran MWA dalam memastikan akuntabilitas dan keberlanjutan keuangan institusi.
Dalam forum tersebut, Unhas memaparkan pengalamannya dalam pengembangan unit usaha, termasuk langkah strategis dalam pengelolaan sektor perbankan melalui akuisisi Bank Perkreditan Rakyat (BPR). Inisiatif ini dilakukan sebagai bagian dari upaya membangun ekosistem ekonomi internal kampus sekaligus menghadirkan laboratorium pembelajaran berbasis praktik bagi mahasiswa. Proses pengembangan unit usaha tersebut dilakukan dengan memperhatikan prinsip tata kelola yang baik serta pengawasan ketat dari otoritas terkait .
Selain itu, diskusi juga menyoroti pentingnya pemisahan peran antara pengelola unit usaha dan pimpinan universitas guna menjaga profesionalitas serta meminimalkan risiko tata kelola. Kedua pihak sepakat bahwa pengembangan unit bisnis di lingkungan PTNBH harus dilakukan secara hati-hati, transparan, dan berbasis analisis risiko yang matang.
Melalui kunjungan ini, MWA Unhas dan MWA UNESA menegaskan pentingnya kolaborasi dan komunikasi antarperguruan tinggi dalam membangun tata kelola yang efektif dan berkelanjutan. Kegiatan ini diharapkan dapat mempererat hubungan kelembagaan sekaligus mendorong inovasi dalam pengelolaan universitas yang mandiri dan berdaya saing.
~irs~