








Makassar, 24 Juni 2026 — Majelis Wali Amanat (MWA) Universitas Hasanuddin melaksanakan rapat pembahasan persetujuan pembukaan Program Studi Sarjana Terapan (D4) Bioteknologi Lingkungan pada Fakultas Vokasi Unhas. Rapat berlangsung pada Rabu, 24 Juni 2026, pukul 13.00 WITA hingga selesai, bertempat di Ruang Rapat MWA Lantai 4 Gedung Rektorat Universitas Hasanuddin.
Rapat dipimpin oleh Sekretaris Eksekutif MWA, dengan agenda utama rapat yaitu pembahasan usulan pembukaan Program Studi D4 Bioteknologi Lingkungan sebagai bagian dari upaya penguatan pendidikan vokasi yang adaptif terhadap kebutuhan industri dan tantangan lingkungan.
Dalam rapat tersebut, para anggota MWA yang hadir memberikan berbagai masukan strategis terkait kesiapan akademik, ketersediaan sumber daya, kurikulum, serta relevansi program studi dengan kebutuhan pembangunan berkelanjutan. Pembukaan program studi ini diharapkan mampu menghasilkan lulusan terapan yang kompeten di bidang bioteknologi lingkungan, khususnya dalam pengelolaan sumber daya alam, pengendalian pencemaran, serta inovasi teknologi ramah lingkungan.
Turut hadir dalam rapat ini, Wakil Rektor Bidang Akademik & Kemahasiswaan, Dekan Fakultas Vokasi, dan Tim Task Force (TF) D4 Bioteknologi Lingkungan. Ketua Tim TF memaparkan rencana pengembangan program studi, meliputi profil lulusan, struktur kurikulum, serta dukungan sarana dan prasarana. Tim TF juga menjelaskan urgensi pembukaan program studi tersebut dalam menjawab kebutuhan tenaga profesional di bidang bioteknologi lingkungan yang terus meningkat.
Rapat berlangsung secara konstruktif dan menghasilkan sejumlah catatan penting sebagai bahan penyempurnaan dokumen usulan sebelum diproses lebih lanjut sesuai ketentuan yang berlaku. Keputusan akhir akan ditetapkan setelah seluruh persyaratan administratif dan akademik dinyatakan memenuhi standar.
Melalui inisiatif ini, Universitas Hasanuddin menegaskan komitmennya untuk terus berinovasi dalam pengembangan pendidikan tinggi, khususnya pada jalur vokasi, guna mendukung pembangunan nasional yang berkelanjutan.
~irs~