Perluas Kesempatan Pengembangan Diri Praktisi Bidang Technosains, Majelis Wali Amanat Unhas Setujui Pembukaan PSDKU S2 Teknik Elektro di Kampus Unhas Jakarta











Makassar, 18 Juni 2026 – Majelis Wali Amanat (MWA) Universitas Hasanuddin (Unhas) menyelenggarakan rapat pembahasan usulan pembukaan Program Studi di Luar Kampus Utama (PSDKU) Magister (S2) Teknik Elektro pada Kamis (18/6) di Ruang Rapat MWA, Lantai 4 Gedung Rektorat Unhas.
Rapat yang dipimpin oleh Ketua MWA ini dihadiri oleh para anggota MWA serta tim Task Force (TF) PSDKU Magister Teknik Elektro. Agenda utama pertemuan adalah menilai kelayakan pembukaan program studi tersebut, khususnya dari aspek non-akademik seperti kesiapan finansial, sumber daya manusia (SDM), sarana prasarana, serta prospek keberlanjutan program.
Dalam pembahasan, MWA menekankan bahwa pembukaan program studi baru tidak hanya dilihat dari aspek kurikulum, tetapi juga dari kemampuan program untuk berkembang secara mandiri dan berkelanjutan di tengah tantangan pembiayaan perguruan tinggi berbadan hukum (PTNBH). Aspek efisiensi, potensi pendapatan, serta strategi pengembangan jangka panjang menjadi perhatian utama.
Tim pengusul menyampaikan bahwa pembukaan PSDKU S2 Teknik Elektro di Jakarta memiliki urgensi strategis, antara lain untuk mendekatkan akses pendidikan lanjutan bagi praktisi dan profesional, serta memperkuat kolaborasi riset dengan industri dan lembaga nasional. Selain itu, lokasi di ibu kota dinilai dapat mempercepat hilirisasi riset unggulan Unhas.
Namun demikian, MWA memberikan sejumlah catatan penting, terutama terkait proyeksi jumlah mahasiswa, analisis kelayakan finansial, serta perlunya penyusunan cash flow jangka menengah. Beberapa anggota MWA juga menyoroti pentingnya strategi pemasaran, penguatan keunikan program, serta pemanfaatan kemitraan industri sebagai sumber pendapatan alternatif di luar Uang Kuliah Tunggal (UKT). Keputusan ini mencerminkan komitmen Unhas dalam memperluas akses pendidikan tinggi sekaligus memastikan setiap program studi yang dibuka memiliki daya saing, relevansi, dan keberlanjutan di masa depan.
-irs-