Awali Pengawasan di Tahun 2025, MWA Tinjau Pengelolaan Hutan Pendidikan di Bengo-Bengo







Majelis Wali Amanat (MWA) Universitas Hasanuddin melakukan kunjungan pengawasan ke Hutan Pendidikan Universitas Hasanuddin (HPUH) di Kecamatan Bengo-Bengo, Kabupaten Maros, Sulawesi Selatan, Kamis, 16 Januari 2025. Kunjungan ini bertujuan untuk meninjau pengelolaan, fasilitas, dan perkembangan HPUH sebagai aset strategis universitas.
Dalam kunjungan tersebut, MWA yang dipimpin oleh Prof. Dr. Andi Alimuddin Unde, M.Si, mengevaluasi berbagai aspek, termasuk fasilitas penelitian, konservasi, dan pemberdayaan masyarakat sekitar. HPUH, yang kini memiliki luas 1.460,5 hektar, telah menjadi kawasan multifungsi untuk pendidikan, penelitian, pelatihan, serta pengembangan ekowisata.
Menurut laporan, pembangunan fasilitas pendukung seperti jalan akses, stasiun riset, dan arboretum terus berjalan. Program-program seperti produksi gula aren, penyadapan getah pinus, dan budidaya lebah madu menunjukkan potensi besar HPUH sebagai pusat inovasi dan konservasi.
“Dengan potensi yang ada, HPUH bisa menjadi pusat inovasi berkelanjutan yang tidak hanya bermanfaat bagi universitas tetapi juga masyarakat luas,” ujar Prof. Dr. Ir. Muh. Arsyad Thaha, MT, Wakil Ketua MWA.
MWA juga mengapresiasi upaya pengembangan HPUH yang telah dilakukan Fakultas Kehutanan, termasuk rencana pembangunan rest area dan rehabilitasi fasilitas hunian bagi peneliti. Dalam kesempatan ini, Dekan Fakultas Kehutanan, Prof. Dr. Andi Mujetahid, S.Hut. M.P., memaparkan rencana pengembangan seperti pembangunan mini cottage, arboretum baru, serta peningkatan konektivitas internet.
Sebagai bentuk dukungan, MWA merekomendasikan kolaborasi lebih lanjut dengan fakultas lain untuk memanfaatkan sumber daya hayati di kawasan tersebut, serta pengembangan produk unggulan seperti madu hutan dan gula aren.
Kunjungan ini diakhiri dengan diskusi strategis antara MWA dan pimpinan Fakultas Kehutanan. Hasil diskusi akan menjadi dasar bagi pengembangan lebih lanjut HPUH sebagai pusat akademik dan pemberdayaan ekonomi yang berkelanjutan.